Sejarah Desa

Berdasarkan penuturan dari para sesepuh yang dapat dipercaya, asal muasal Desa. Babadan adalah hutan belantara yang dibuka (bedah kerawang) menjadi tempat bermukim bagi para pendiri desa. Karena proses pembukaan wilayah pemukiman yang dilakukan dengan terlebih dahulu menebangi hutan atau dalam bahasa Jawa disebut dengan istilah
Babat Alas, maka wilayah hutan yang sudah berubah menjadi kampung tersebut kemudian diberi nama Babadan sebagai identitas yang diabadikan sebagai nama salah satu dusun, yaitu Dusun Babadan.

Dikarenakan pusat Pemerintahan Desa pertama kali berada dan diselenggarakan di Dusun Babadan, maka pada saat itu pula para perwakilan tokoh masyarakat dari tujuh dusun Babadan, Kapurono, Sumberkunci, Banaran, Petungroto, Watutumpeng, dan Maduarjo,
secara bulat menyepakati bahwa nama yang digunakan sebagai nama Pemerintahan Desa adalah Babadan sebagai bentuk penghargaan terhadap para pendiri desa.

Selama terbentuknya, Desa Babadan telah mengalami beberapa kali masa kepemimpinan (Petinggi atau Kepala Desa) pada kurun watu tahun 1898 hingga saat ini.

Tabel 2.1 Masa Kepemimpinan Kepala Desa Babadan

No.Nama Kepala DesaMasa Kepemimpinan (Tahun)
1Sumo Martorejo1898-1937
2Mariyadi Hardjo Utomo1937-1974
3Paito1974-1990
4Sujud Surateman1990-1998
5Tomposari1998-2013
6Sunaryo2013-2019
7Purwito2019-Sekarang
Scroll to top